KEANEKARAGAMAN, POLA SEBARAN, DAN KELIMPAHAN JENIS PENYUSUN HUTAN MANGROVE DI TELUK PANGPANG

TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

(2010)

 

Oleh : Marheni Febri Sulistyanti*

Kawasan mangrove Taman Nasional Alas Purwo mempunyai lokasi yang tersebar, salah satunya di Teluk Pangpang. Sebagai ekosistem, mangrove mempunyai unit struktur antara lain keanekaragaman jenis dan pola sebaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui struktur vegetasi, yaitu keanekaragaman jenis, pola sebaran, dan struktur kuantitatif hutan mangrove. Penelitian dilakukan dengan cara membuat jalur yang didalamnya terdapat petak ukur yang tersusun secara sistematik. Ukuran petak ukur 2m x 2m untuk semai, 5m x 5m untuk pancang dan 10m x 10m untuk pohon/tiang. Jarak antar petak ukur adalah 10 m dan jarak antar jalur kurang lebih 500 m. Parameter yang diamati adalah nama spesies, jumlah individu, dan diameter batang.

Hasil penelitian yang diperoleh yaitu nilai indeks keanekaragaman jenis fase pohon adalah 1,89, fase tiang adalah 1,56, fase pancang sebesar 1,10, dan fase semai sebesar 0,63. Pola sebaran fase pohon terdapat 6 jenis dengan pola sebaran mengelompok dan 4 jenis dengan pola sebaran acak. Pola sebaran fase tiang terdapat 9 jenis dengan pola sebaran mengelompok dan 6 jenis dengan pola sebaran acak. Pola sebaran fase pancang ditemukan 8 jenis dengan pola mengelompok dan 4 jenis dengan pola acak. Fase semai terdapat 6 jenis memiliki pola sebaran mengelompok dan 2 jenis mempunyai pola sebaran acak. Rhizophora apiculata mempunyai Indeks Nilai Penting tertinggi pada fase pohon sebesar 97,6 dan tiang sebesar 108,58, sedangkan Ceriops tagal pada fase pancang dan semai mempunyai Indeks Nilai Penting yang tinggi yaitu 161,96 dan 148,77.

 

 

Kata kunci : Mangrove, Keanekaragaman, Pola Sebaran Jenis, Indeks Nilai Penting


Kembali