STRUKTUR KOMUNITAS ALGA LAUT MAKROBENTIK

DIVISI PHAEOPHYTA DI ZONA INTERTIDAL PANTAI PANCUR

TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

(2010)

 

Oleh : Muhammad Farhan*

            Alga cokelat (Phaeophyta) adalah salah satu di antara tiga Divisi alga laut makrobentik yang ditemukan tumbuh di perairan laut. Tubuh alga ini masih berupa thallus yang terdiri atas holdfast, blade dan stipe (Trono dan Ganzon- Fortes, 1988). Warna cokelat thallus alga ini disebabkan oleh pigmen fukosantin. Cadangan makanan Phaeophyta berupa laminaran dan mannitol. Phaeophyta ditemukan predominan pada zona litoral bawah dan subtidal atas (Bold dan Wyne, 1985). Penelitian tentang alga laut makrobentik telah dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia, namun belum pernah dilakukan di Pantai Pancur sehingga penelitian di zona intertidal Pantai Pancur TNAP sangat penting untuk dilakukan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas yang meliputi, keanekaragaman dan dominasi jenis alga laut makrobentik Divisi Phaeophyta. Metode kerja meliputi, pengumpulan data Phaeophyta yang dilakukan dengan menggunakan metode plot yang diletakkan secara sistematik dan pengukuran data lingkugan. Data Phaeophyta yang dikumpulkan meliputi nama jenis dan persen penutupan masing-masing jenis. Pengukuran data lingkungan meliputi factor fisik (suhu dan subtract) dan kimia (salinitas). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis yang meliputi, identifikaasi jenis, INP setiap jenis dan indeks keanekaragaman jenis (H’) Phaeophyta.

Berdasarkan hasil penelitian, pada wilayah interdal Pantai Pancur TNAP ditemukan tumbuh tiga jenis alga laut makrobentik yang tergolong ke dalam Divisi Phaeophyta, yaitu Dictyota bartayresiana Lamouroux, Padina australis Hauck dan Sargassum cinereum J.G Agardh. Ketiga jenis alga tersebut tumbuh pada substrat batu karang. Keanekaragaman jenis Phaeophyta di Pantai Pancur TNAP tergolong rendah yang ditunjukkan oleh nilai H’<1 yaitu sebesar 0,39. Jenis alga yang mendominasi diwilayah interdal tersebut adalah S. cinereum, hal ini ditunjukkan oleh nilai Indeks Nilai Penting (INP) jenis paling tinggi, yaitu 141,02%. Selanjutnya jenis subdominant yaitu P. australis dengan nilai INP 56,60%, sedangkan D. bartayresiana merupakan jenis tersisih dengan INP yang terendah yaitu 2,38%

Kesimpulan hasil penelitian ini adalah di perairan interdal Pantai Pancur Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) ditemukan tiga jenis alga laut makrobentik yaitu, Dictyota bartayresiana Lamouroux, Padina australis Hauck dan Sargassum cinereum J.G Agardh. Jenis alga laut makrobentik yang mendominasi adalah Sargassum cinereum, sedangkan keanekaragaman jenisnya (H’) tergolong rendah.

 


Mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Jember


Kembali