ANALISIS JARINGAN JALAN DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

(2004)

 

Oleh : Agung Isnugroho*

            Taman Nasional Alas Purwo termasuk kawasan Pelestarian Alam mempunyai fungsi pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, pengawetan habitat dan ekosistemnya. Taman Nasional memerlukan jaringan jalan untuk mendukung kegiatan pengelolaan kawasan. Penelitian jaringan jalan taman nasonal perlu dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik jaringan jalan dikaitkan dengan zonasi yang ada, mengetahui kelas jalan dan pemanfaatanya serta mengetahui spesifikasi jalan yang ada di taman nasional.

Penelitian dilakukan di Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi Propinsi Jawa Timur. Panjang jalan didapatkan dari analisi GIS, lebar jalan, kondisi perkerasan didapatkan dilapangan melalui pengukuran dan pengamatan langsung. Sedangkan data pemanfaatan jalan didapatkan dari data sekunder berupa rekapitulasi pengunjung yang melalui pos Rowobendo.

Taman Nasional Alas Purwo memiliki empat zonasi. Zona tersebut adalah zona inti, zona rimba, zona pemanfaatan dan zona penyangga. Zona inti sudah sesuai karena di zona inti tidak ada jaringan jalan. Jaringan jalan di zona pemanfaatan dan zona penyangga digunakan terutama untuk intepretasi potensi kawasan kepada pengunjung Taman Nasional Alas Purwo. Sedangkan jaringan jalan di zona rimba digunakan untuk inspeksi kawasan. Karakteristik di TNAP adalah sebagai berikut: kerapatan jalan besar 1 m/ha. Jarak antar jalan sebesar 10 km. RD yang sangat rendah tersebut akan menekan intervensi jalam terhadap kawasan sehingga tidak mengganggu nilai khas dan unik kawasan TNAP. Kelas jalan yang ada di TNAP termasuk kelas III dengan fungsi penghubung, sedangkan untuk pemanfaatan jalan sebagian besar digunakan pengunjung untuk wisata dan rekreasi. Spesifikasi jalan yang didapatkan yaitu jalan yang dapat dilalui kendaraan roda 4 yang berada didalam kawasan TNAP lebarnya 3-4 meter dan bahu jalan sebesar 1 meter disamping kanan da kiri jalan.

 

 

Kata kunci : Taman Nasional, Zonasi, Karakteristik, Jaringan Jalan



Mahasiswa Jurusan Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan UGM


Kembali