TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN KEARIFAN TRADISIONAL

MENGENAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

KABUPATEN BANYUWANGI

(2001)

 

Oleh : Ardipurna Wijayatmo*        

Indonesia merupakan negara kepulauan yang paling luas dan memiliki keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Kemudian sesuai dengan tujuan pembangunan jangka panjang yaitu menemukan keselarasan antara manusia dengan lingkungan hidup, maka pengelolaan lingkungan hidup dilakukan secara bijaksana dengan memperhatikan hal tersebut, pemerintah melakukan upaya pelestarian lingkungan hidup diantaranya dengan menetapkan kawasan taman nasional. Dalam menjaga kawasan tersebut semata-mata bukan tanggung  jawab pemerintah tetapi juga peran aktif masyarakat dalam upaya konservasi.

Sebenarnya masyarakat disekitar kawasan telah memiliki cara-cara di dalam upaya konservasi. Kearifan tradisional yang dimiliki masyarakat sekitar kawasan ternyata memiliki nilai konservasi yang cukup tinggi dalam menjaga kelestarian alam. Dan seperti masyarakat tradisional lainnya, masyarakat disekitar kawasan taman nasional alas purwo masih memiliki kearifan tradisional yang saat ini masih diyakini dan dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh sebab itu skripsi ini disusun untuk membahas lebih lanjut mengenai kearifan tradisional yang dimiliki oleh masyarakat sekitar kawasan dalam upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Permasalahan yang akan dibahas meliputi, bentuk-bentuk kearifan tradisional yang ada kemudian sejauh mana kearifan membantu upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekositemnya dan upaya pihak Taman Nasional Alas Purwo dalam menegakkan kearifan tradisional yang ada dalam upaya konservasi.

Hasil dari pembahasan masalah tersebut merupakan tujuan dari penulisan skripsi ini, yaitu untuk mengetahui bentuk kearifan tradisional yang ada dan nilai konservasinya kemudian sejauh mana pengaruh terhadap konservasi sumber daya alam hayati dan ekositemnya, dan upaya pihak Taman Nasional dalam membantu mengikut sertakan kearifan tradisional dalam upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya serta menemukan bentuk pemecahan terbaik guna mengikut sertakan kearifan tradisional dalam upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya di kawasan Taman Nasional alas purwo.

Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah diskriptif kualitatif dan dasar yang digunakan dalam skripsi ini adalah dari hasil-hasil studi lapangan, juga diperoleh dari buku-buku literature, peraturan perundang-undangan yang berlaku, pendapat para sarjana, serta media tulisan yang berhubungan dengan skripsi ini.

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan ternyata dapat dirumuskan bahwa kawasan Taman Nasional Alas Purwo terdapat kearifan tradisional yang membantu upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya, dan mempunyai nilai-nilai konservasi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, kemudian pihak Taman Nasional Alas Purwo sajauh ini sudah ada upaya kearah mengikut sertakan kearifan tradisional yang ada dalam upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, akan tetapi belum sampai mengakomodir kearifan tersebut untuk diadopsi menjadi suatu aturan-aturan yang berlaku dikawasan tersebut, namun hanya sebatas usaha meningkatkan peran serta masyarakat dengan jalan menggunakannya sebagai pembantu pemahanan dalam bidang penyuluh dan juga menggunakannya sebagai metode atau system yang dipakai didalam pemanfaatan sumber daya alam di zona yang telah ditentukan

 



Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember


Kembali