INVENTARISASI BANTENG (Bos javanicus d’ Alton) DI AREA MERUMPUT SADENGAN TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BANYUWANGI

 (2006)

Oleh : Anita Rusnani

            Banteng (Bos javanicus d Alton) merapakan salah satu jenis satwa liar berkuku genap, termasuk golongan Ruminantia besar yang sudah langka. Populasi dan penyebaran banteng pada saat ini cukup mendapat tekanan yang besar, sebagai akibat dari kondisi habitat yang semakin menurun. Menurunnya kualitas dan kuantitas habitat banteng terjadi karena adanya suksesi yang kurang menguntungkan bagi proses pembinaan dan pengelolaan habitat. Kegiatan inventarisasi dilakukan untuk mempelajari kondisi habitit dan populasi banteng untuk menentukan rencana dimasa yang akan datang dan evaluasi terhadap kebijakan yang telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan di Taman Nasional Alas Purwo yang bertujuan untuk (1) Mengetahui populasi banteng di Area Merumput Sadengan Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi, dan (2) Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab fluktuasi populasi banteng da Area Merumput Sadengan TamanNasional Alas Purwo Banyuwangi. Jenis penelitian ini adalah eksploratif, denngan menggunakan metode penghitungan langsung dan dianalisis secara deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua banteng yang ada di Area Merumput Sadengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Populasi banteng berjumlah 14 ekor yang terdiri dari banteng jantan, betina, dan anak, (2) Sumberdaya di Area Merumput sangat menentukan populasi banteng, (3) Populasi banteng dari tahun 1995 sampai 2005 cenderung menurun, (4) Faktor-faktor penyebab fluktuasi populasi banteng adalah adanya perburuan, habitat yang layak huni menyempit, perubahan musim yang tidak konstan, invasi pohon dan semak di Area Merumput. Masalah reproduksi, mortalitas, dan adanya predator.

 

Kata kunci: Inventarisasi, Banteng



Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas MIPA IKIP Negeri Singaraja Bali


Kembali