Cika Nur Maulida
 

PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE BLOK BEDUL DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO KABUPATEN BANYUWANGI

 

Cika Nur Maulida

 

INTISARI

 

Ekowisata Mangrove Blok Bedul merupakan obyek wisata yang memiliki potensi yang besar untuk dikelola, walaupun obyek wisata ini telah dikelola dengan baik, namun pengelolanya masih perlu untuk ditingkatkan baik kualitas obyek wisata, fasilitas, pelayanan, maupun aksesbilitas yang telah tersedia. Dalam peningkatan, pengembangan, dan pengelolaan kawasan Ekowisata Mangrove Blok Bedul ini perlu diperhatikan dari penilaian obyek wisata oleh para pengunjung yang datang di obyek wisata tersebut karena pendapat dan masukan wisatawan dapat dijadikan sebagai acuan pengelolaan yang lebih baik pada masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap pengelolaan obyek Ekowisata Mangrove Blok Bedul.

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pengambilan data secara langsung kelapangan, melalui pengisian kuisioner dan pengumpulan data sekunder. Pengumpulan data melalui kuisioner dilakukan dengan membagikan kuisioner kepada pengunjung Ekowisata Mangrove Blok Bedul di Taman Nasional Alas Purwo Kabupaten Banyuwangi

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan persepsi wisatawan terhadap pengelolaan kawasan Ekowisata Mangrove Blok Bedul maka didapatkan: 1) Persepsi wisatawan terhadap kualitas obyek wisata yaitu 12.8% sangat baik, 52 6% baik 28.6% cukup, dan 3% kurang baik hal ini menandakan bahwa kualitas obyek wisata ini yaitu baik, 2) Persepsi wisatawan terhadap aksesibilitas wisata yaitu 6.5% sangat jauh/sulit, 38.5% jauh/sulit, 32% cukup, 31% tidak jauh/mudah hal ini menandakan bahwa aksesibilitas di kawasan ini yaitu jauh/sulit 3) Persepsi wisatawan terhadap pelayanan wisata yaitu 9.2% sangat baik 52 4% baik 30.2% cukup, dan 8.2% kurang baik hal ini menandakan bahwa pelayanan yang diberikan oleh pihak pengelola yaitu baik, 4) Persepsi wisatawan terhadap fasilitas wisata yaitu 5.8% tidak ada, 19% sulit dijumpai, dan 75.2% mudah dijumpai hal ini menandakan bahwa ketersediaan fasilitas wisata yang ada di kawasan ini mudah dijumpai.

 

 

 

Kata kunci: Persepsi, Wisatawan, Ekowisata mangrove


Kembali

Switch to our mobile site