Emy Sulistyorini
 

DIVERSITAS EPIFAUNA TANAH PADANG RUMPUT SADENGAN, HUTAN HETEROGEN, DAN HUTAN HOMOGEN DI ZONA PEMANFAATAN TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

(2003)

 

Oleh : Emy Sulistyorini

            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui diversitas epifauna tanah dan karakter tanah sebagai habitat dari epifauna tanah padang rumput sadengan, hutan heterogen, dan hutan homogen di zona pemanfaatan Taman Nasional Alas Purwo. Pengambilan sampel epifaunatanah dilakukan secara acak sistematis dengan metode jebak (pitfall trap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa epifauna tanah yang ditemukan di padang rumput sadengan terdiri dari 7 ordo yang terbagi menjadi 27 famili, di hutan heterogen 11 ordo yang terbagi menjadi 31 famili dan di hutan homogen 9 ordo yang terbagi menjadi 22 famili. Struktur komunitas epifauna tanah di hutan heterogen dan hutan homogen sama dengan tingkat kesamaan 87%. Struktur komunitas di padang rumput sadengan dan hutan heterogen berbeda (CH = 0,5%), begitu pula dengan padang rumput sadengan dan hutan homogen juga berbeda (CH = 0,03%). Hutan heterogen mempunyai tingkat keanekaragaman tertinggi (H = 4,03), diikuti oleh hutan homogen (H = 3,19) dan terendah di Padang Rumput Sadengan (H = 1,74). Tingkat keseragaman populasi di hutan heterogen (E = 0,81) dan hutan homogen (E = 0,72) termasuk tinggi, sedangkan di padang Rumput Sadengan termasuk rendah ( E = 0,36). Pola penyebaran taksa dominan di Padang Rumput Sadengan adalah mengelompok, sedangkan dihutan heterogendan hutan homogen adalah random. Ketiga lokasi penelitian mempunyai karakter tanah yang sama (CH = 99%). Suhu tanah berkisar antara 23,27o C sampai 24,9o C dengan kelembaban tanah berkisar 27,40% sampai 32,97%. Keasaman tanah berkisar antara 6,26 sampai 6,92 dan bahan organik tanah (BOT) berkisar antara 8,17% sampai 11,67%.

 

 

Kata Kunci : Diversitas Epifauna Tanah, Hutan Heterogen, Hutan Homogen, Padang Rumput Sadengan, Taman Nasional Alas Purwo

 



Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Brawijaya Malang


Kembali