FGD PENYUSUNAN MASTERPLAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PENYANGGA TAMAN NASIONAL ALAS PURWO
 

FGD PENYUSUNAN MASTERPLAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PENYANGGA

TAMAN NASIONAL ALAS PURWO

Banyuwangi, 28 April 2017.

Pada tahun 2014, telah disusun Masterplan Pemberdayaan Masyarakat (PM) Desa Penyangga Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) untuk Desa Kalipait dan Desa Sumberasri. Kali ini Masterplan PM disusun untuk dua desa penyangga lainnya yaitu Desa Wringinputih dan Desa Kedungasri. Salah satu tahapan dalam penyusunan masterplan adalah Focus Group Discussion (FGD). Sebelumnya telah dilaksanakan sosialisasi, pengumpulan data primer dan sekunder.

Penyusunan masterplan PM bertujuan agar Balai TNAP dan stakeholder  terkait memiliki acuan dalam penyelenggaraaan dan pengembangan kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa Wringinputih dan Kedungasri. Sedangkan tujuan FGD itu sendiri adalah untuk menyusun rencana kegiatan PM dengan model perencanaan dari bawah (bottom up).

FGD dilaksanakan di Visitor Center SPTN Wilayah 1 Tegaldlimo, di Pasaranyar pada tanggal 27 April 2017 untuk desa Wringinputih dan 28 April 2017 untuk desa Kedungasri. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama Balai TNAP, Lembaga Arupa dan Pemerintah Desa Wringinputih serta Pemerintah Desa Kedungasri.

FGD dihadiri oleh LPMD, BPD, kelompok masyarakat (kelompok nelayan, tambak, tani, perempuan  dan pemuda) serta tokoh masyarakat. Keterlibatan masyarakat dimulai sejak identifikasi komoditas penting, penelusuran masalah dan sumber masalah, menentukan prioritas, pemilihan strategi dan menentukan keberhasilan pemberdayaan.

FGD berjalan dengan lancar, dimulai dengan pemaparan hasil pengumpulan data primer dan sekunder, dilanjutkan dengan klarifikasi hasil tersebut. Selanjutnya peserta diskusi dibagi dalam kelompok yang lebih kecil untuk membahas permasalahan dan bentuk-bentuk kegiatan PM yang dibutuhkan. Pembahasan ini didampingi oleh Lembaga Arupa sebagai fasilitator.

Setelah FGD, penyusunan masterplan dilanjutkan dengan penetapan peran para pihak (analisis stakeholder), pengolahan data dan penetapan kebijakan, penyusunan draf masterplan, konsultasi publik, revisi, penilaian dan pengesahan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan penyusunan masterplan ini kedepannya kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat berkembang, berdaya dan sejahtera.

IMG_1143

Picture 6 of 6

Sumber : Kurnia Setyani (Pengendali Ekosistem Hutan, BTN Alas Purwo).


Kembali