Gayuh Angga Pradipta
 

IDENTIFIKASI POTENSI WISATA PENDIDIKAN BERBASIS PENYU DI TAMAN NASIONAL Alas Purwo

(2010)

 

Oleh : Gayuh Angga Pradipta

            Taman Nasional Alas Purwo merupakan kawasan konservasi yang terletak ujung timur Pulau Jawa. Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Salah satu keanekaragaman hayati tersebut adalah fauna jenis penyu, dari 6 jenis penyu yang ada di Indonesia 4 diantarannya yaitu Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), dan Penyu Lekang (Lipodochelys olivacea).

            Penyu memiliki potensi nilai ekologi dan rekreasi yang dapat dijadikan sebagai objek abtrak wisata pendidikan. Tujuan dari kegiatan Tugas Akhir ini adalah mengidentifikasi potensi wisata pendidikan berbasis penyu dikawasan TNAP. Indentifikasi tersebut meliputi potensi biologi dan potensi fisik sumberdaya wisata, pengunjung, pengelola dan masyarakat sekitar kawasan. Potensi biologi meliputi fauna jenis penyu dan analisa vegetasi, sedangkan potensi fisik meliputi karateristik pantai meliputi profil pantai, fraksi pasir, sebaran sarang, dimensi sarang dan kebudayaan masyarakat. Dilakukan pula identifikasi persepsi pengelola, karakteristik, persepsi dan motivasi pengunjung serta mengidentifikasi persepsi dan interaksi masyarakat sekitar terhadap kegiatan konservasi penyu.

            Kegiatan Tugas Akhir (TA) ini dilaksanakan di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Provinsi Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan 3 metode, yaitu; studi literatur (studi pustaka), wawancara dan observasi pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan data-data potensi sumberdaya, pengunjung, pengelola dan masyarakat sekitar TNAP yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Penyajian data secara naratif dan tabulatif. Pengambilan responden dilakukan secara acak dengan penyebaran kueisioner dan wawancara terhadap 30 orang responden. Hasil penelitian menunjukan potensi biologi berupa fauna jenis penyu lekang sebanyak 48 ekor pada dua stasiun pengamatan, dan vegetasi hutan pantai yang didominasi oleh pandan laut (Pandanus tectorius). Sedangkan potensi fisik berupa profil pantai dengan derajat kemiringan (slope) yang berbeda yaitu l,70 dan 2,20. Parameter dimensi sarang

menunjukan hasil yang tidak jauh berbeda.

Identifikasi potensi wisata pendidikan berbasis penyu dilakukan dengan menyusun dan mengkombinasikan atraksi-atraksi dari potensi sumberdaya dan kegiatan pengelolaan penyu serta disesuaikan dengan kajian ilmiah mengenai penyu sebagai bahan informasi. Terdapat 5 kegiatan wisata dan 1 kegiatan tambahan yang dapat dijadikan atraksi wisata pendidikan berbasis penyu. Besar harapan dari identifikasi potensi wista pendidikan berbasis penyu diharapkan dapat dilanjutkan menjadi sebuah perencanaan wisata pendidikan berbasis penyu dan memberikan manfaat kepada seluruh pihak yang berkepentingan.

 

Kata Kunci : Taman Nasional Alas Purwo, Penyu, Identifikasi Potensi , Perencanaan

Wisata Pendidikan



Mahasiswa Program Diploma Institut Pertanian Bogor


Kembali