Sosialisasi Peraturan Perundangan Kebakaran Hutan dan Lahan
 

Selasa, 07 Maret 2017 bertempat di hotel Mirah Banyuwangi, diselenggarakan Acara Sosialisasi Peraturan Perundangan Kebakaran Hutan dan Lahan. Acara ini terselenggara atas kerjasama Balai Pengendalian Perubahan Iklim – Kebakaran Hutan dan Lahan (PPI – KHL) Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara bekerjasama dengan Balai TN Alas Purwo. Hadir dalam acara ini Ir. Sunarno, M.P. Kasubdit pencegahan Direktorat PKHL, Direktur  Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim. Acara dibuka oleh Ka Balai TN Alas Purwo yang diwakili oleh M. Wahyudi (KSBTU) sebagai tuan rumah.

Dalam sambutannya, Ir. Sunarno, M.P. agar kita senantiasa siaga terhadap kebakaran hutan dan lahan, karena jika telah terjadi kebakaran hutan dan lahan tidak akan bisa dipadamkan, apalagi untuk hutan /lahan gambut. Arahan Presiden Jokowi pada tanggal 23 Januari 2017, memerintahkan agar menindak tegas semua pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Lebih lanjut, Ir. Sunarno, M.P. dalam meterinya, mengatakan KLHK telah mengembangkan struktur kelembagaan yang siap dalam melakukan pencegahan dan pengendalian karhutla. Selanjutnya materi UU 41 Tahun 1999 tentang kehutanan disampaikan oleh M. Wahyudi, S.Hut. dalam materinya M. Wahyudi menyampaikan bahwa kejadian karhutla sebagian besar terjadi karena ulah manusia yaitu sekitar 99 % sisanya karena faktor alam. Untuk itu kegiatan semacam ini sangat penting guna menigkatkan kesiagaan kita dalam pencegahan dan pengendalian karhutla, agar tragedi tahun 1998 yang merugikan negara sebesar 52.5 triliun (17 Tahun APBD Banyuwangi) tidak terulang lagi.

Landasan Hukum kita untuk menindak tegas setiap pelaku karhutla sangat jelas yaitu UU 41 Tahun 1999. Disebutkan pada pasal 50 ayat 3 huruf d. Setiap orang dilarang membakar hutan dan sanksi pidananya pada pasal 78 ayat 3, jika membakar dengan sengaja diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000 (lima belas milyar rupiah).

Acara sosialisasi ini diikuti dengan 36 orang peserta yang berasal dari instansi terkait. Antara lain, Polsek tegaldlimo, Ka Resort Lingkup BTN. Alas Purwo, Ka Resort Lingkup BTN. Baluran, Kepala Desa di daerah penyangga TN. Alas Purwo dan KPH Banyuwangi Selatan ( PERHUTANI). Secara umum peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, bahkan ingin kegiatan serupa intensitasnya ditingkatkan.(Hendy)

IMG20170307095756IMG20170307092614


Kembali