Victoria CH Ngantung
 

PENGARUH BEBERAPA FAKTOR HABITAT

TERHADAP ORIENTASI TUKIK PENYU ABU-ABU (Lepidochelys olivacea)

DI PANTAI SELATAN TAMAN NASIONAL ALAS PURWO, BANYUWANGI

(2003)

 

Oleh : Victoria CH Ngantung

Orientasi tukik dalam menentukan arah laut dipengaruhi oleh kondisi faktor-faktor habitat seperti keberadaan vegetasi, kelerengan pantai, dan cahaya bulan. Arah orientasi dan perilaku tukik-tukik diamati pada daerah pantai yang dilatarbelakangi vegetasi padang rumput, semak belukar, dan tegakan pohon, dan pada daerah pantai yang berlereng datar, landai dan curam. Pengamatan dilakukan pada saat bulan berada di atas laut, di atas darat, dan saat tidak ada bulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tukik tetap mengarah ke laut pada berbagai kondisi habitat dan posisi bulan. Bayangan vegetasi mempengaruhi kemampuan tukik untuk mengenali laut. Tukik-tukik menggunakan waktu yang lebih singkat pada daerah pantai yang kelerengannya semakin curam. Horizon yang paling cerah yang diakibatkan oleh posisi bulan saat itu tidak mempengaruhi arah orientasi tukik. Tukik-tukik menggunakan indera penglihatan dan pendengaran untuk menentukan arah laut. Saat ada bulan dimana pantai terang, tukik-tukik cenderung lebih menggunakan indera penglihatan daripada indera pendengaran. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai laut adalah faktor yang lebih penting daripada arah yang signifikan dengan laut sebab tukik-tukik mengalami ancaman predator yang besar selama berada di pantai.

 



Mahasiswa Program Studi Pengelolaan Lingkungan Hidup Program Pasca Sarjana UNHAS Makassar


Kembali