Widyananta Wasito
 

PENGARUH JUMLAH TELUR TERHADAP MASA INKUBASI DAN DAYA TETAS TELUR PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) YANG DIERAMKAN PADA SARANG PENETASAN SEMI ALAMI DI NGAGELAN TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BANYUWANGI

(2004)

 

Oleh : Widyananta Wasito

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah telur penyu lekang (Lepidochelys olivacea) yang ditempatkan pada tempat penetasan semi alami terhadap masa inkubasi dan daya tetas telur penyu lekang di Ngagelan Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi, Jawa Timur.

Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah telur penyu lekang yang diperoleh dari sarang alami di sepanjang pantai Ngagelan. Sebanyak 2055 butir telur dibagi secara acak dan ditempatkan pada dua puluh lima sarang dengan jumlah telur yang berbeda.

Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan yaitu jumlah telur antara 60-69 butir, 70-79 butir, 80-89 butir, 90­-99 butir, dan 100-109 butir. Data dianalisis dengan uji ANOVA dan apabila terdapat perbedaan yang nyata, maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan ketelitian 95%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah telur tidak memberikan perbedaan yang nyata terhadap lama masa inkubasi dan daya tetas telur penyu lekang. Jumlah telur bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan masa inkubasi dan daya tetas telur penyu.

 



Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya


Kembali