MAMALIA

Mamalia merupakan salah satu taksa yang memegang peran penting dalam mempertahankan dan memelihara kelangsungan proses-proses ekologis yang bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia. Taksa mamalia merupakan taksa satwa yang mempunyai resiko tinggi mengalami kepunahan. Banyak jenis mamalia menjadi key spesies, flagsip spesies dan umbrella spesies untuk suatu kawasan tertentu. Sampai dengan tahun 2020, di TN Alas Purwo tercatat 45 jenis dari 8 ordo dan 24 famili yang telah teridentifikasi. Jenis-jenis tersebut tersebar di berbagai di berbagai tipe habitat di kawasan TN Alas Purwo.

Berdasarkan data di atas,  menurut PermenLHK Nomor: P.106/MenLHK/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Perubahan Kedua atas PermenLHK Nomor: P20/MenLHK/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi, bahwa terdapat 11 jenis mamalia yang dijumpai di kawasan TN Alas Purwo yang dilindungi yaitu Ajag (Cuon alpinus), Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas), Kucing Kucing Kuwuk (Prionailurus bengalensis), Linsang (Prionodon linsang), Banteng Jawa (Bos javanicus javanicus), Kijang (Muntiacus muntjak), Rusa Timor (Rusa timorensis), Kancil (Tragulus javanicus), Trenggiling (Manis javanica), Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) dan Landak (Hystrix javanica).

Jika dilihat status perdagangan menurut CITES, bahwa terdapat 3 jenis mamalia yang masuk ke dalam kategori Appendiks III yaitu Garangan (Herpestes javanicus), Musang Luwak (Paradoxurus hermaphroditus) dan Musang Rase (Viverricula indica). Untuk yang masuk kategori Appendiks II terdapat 9 jenis yaitu Ajag (Cuon alpinus), Kucing Kuwuk (Prionailurus bengalensis), Berang-berang Cakar Kecil (Aonyx cinerea), Lindang (Prionodon linsang), Kalong (Pteropus vampyrus), Trenggiling (Manis javanica), Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis), Lutung Budeng (Trachypithecus auratus) dan Jelarang Bilalang (Ratufa affinis). Sedangkan mamalia kategori Appendiks I hanya terdapat 1 jenis yaitu Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas).

Untuk status konservasi menurut IUCN Redlist, terdapat 1 jenis yang masuk kategori Near threatened/ Hampir Terancam yaitu Jelarang Bilalang (Ratufa affinis), 4 jenis dengan status Vulnerable/ rentan yaitu Berang-berang Cakar Kecil (Aonyx cinerea), Rusa Timor (Rusa timorensis), Prok-Bruk Jawa (Rhinolophus canuti), dan Lutung Budeng (Trachypithecus auratus). 2 jenis dengan status Endangered/ Genting atau Terancam yaitu Ajag (Cuon alpinus) dan Babi Kutil (Sus verrucosus) serta 2 jenis masuk kategori Critically Endangered/ Kritis yaitu Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) dan Trenggiling (Manis javanica).

Berdasarkan Keputusan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor SK.180/IV-KKH/2015 tentang Penetapan 25 satwa terancam punah prioritas untuk ditingkatkan populasinya sebesar 10 % pada tahun 2015-2019,  terdapat 2 jenis spesies prioritas terancam punah dari kelas mamalia yang terdapat di TN Alas Purwo yaitu Banteng Jawa (Bos javanicus javanicus) dan Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas).


Share this post