Pemetaan Partisipatif Kawasan

Sejak pagi tadi saya mengikuti kegiatan pemetaan secara partisipatif dengan tim Taman Nasional Alas Purwo, kegiatan itu bertujuan untuk melihat zona potensi kawasan Segoro Anak. Nanti outputnya adalah sebagai bahan pengelolaan zona tradisional perairan secara kolaboratif, yang merupakan bagian dari kemitraan konservasi.

Secara langsung kegiatan ini dikawal oleh  Kasie SPTN I, pak Probo bersama pak Edi Kasie Kenelayanan Disperipangan Bwi,  yang melibatkan perwakilan kelompok KUB Windujaya, KUB Barunajaya dan Pengelola wisata Bedul. Dalam proses pemetaan dapat diketahui secara langsung potensi wilayah dan potensi peluang pengembangan yang disinkronkan dengan program yang dimiliki oleh Taman Nasional Alas Purwo, Dinas Perikanan dan Pangan Banyuwangi, Pemerintah desa dan kelompok masyarakat yang ada.

Perlu diketahui bahwa kegiatan pengelolaan kolaboratif di zona Tradisional perairan tersebut  bertujuan untuk:
1. Menjadikan masyarakat sebagai mitra pengelola yang mendapatkan pengakuan dan hal lainnya.
2. Menjalin sinergi bersama stakeholder yang berkepentingan sama
3. Menjaga ekosistem segara anak supaya tetap lestari mampu menyejahterakan nelayan (masyarakat) dan  punya komoditas perairan  yang berkelanjutan (tidak punah).
Untuk itu prinsip kolaboratif adalah semua pihak mempunyai niat yang baik, mampu bersinergi dan jalan bareng untuk eksekusi implementasinya. Dan tak kalah penting adalah bahwa semua setara.

Oleh : L Kresna Yuliantara, S.S – Pendamping Masyarakat Binaan TNAP (ARUPA)
#kolaborasi #kemitraankonservasi #zonatradisional #banyuwangi

Share this post