Konservasi Lahan Eks Tambak, Alas Purwo Dukung Masyarakat Tegalpare Kembangkan Panorama Kili-Kili

Tegalpare, Desa Wringinputih. Masyarakat Tegalpare melalui Kelompok Masyarakat Pengawas Bangkit Remaja Tegalpare (Pokmaswas Baret) mengembangkan ekowisata mangrove di Kili-Kili, Teluk Pangpang. Pokmaswas Baret ini terbentuk pada bulan April 2017, sedangkan ekowisata mangrove ini diresmikan pada bulan Juli 2017. Walaupun terbilang masih baru, namun jumlah pengunjung yang mendatangi lokasi ini bisa mencapai 100 orang/hari di akhir pekan. Meskipun terkadang padat pengunjung, namun lokasi ini tetap bersih dari sampah plastik. Sepanjang jalur trekking di sebelah kiri atau kanan jalur disediakan tempat pembuangan [...]

JALUR WISATA SUSUR MANGROVE

Bedul (Segoro Anak) – Grajagan – Cungur Bedul – Kere Kegiatan ini bagus dilaksanakan pada waktu pagi dan sore hari untuk menikmati indahnya panorama hutan mangrove dan merasakan sejuknya udara di sepanjang segoro anak. Selain itu di Cungur dapat dijumpai berbagai jenis burung air yang sedang mencari pakan serta burung migran pada bulan Mei-Juli (Saat Australia musim dingin). Di daerah Kere dapat dilakukan sambil menyusuri sungai kecil menggunakan kano sambil menikmati berbagai jenis tumbuhan mangrove yang ada disana.

Hutan Mangrove

Resort Grajagan, Taman Nasional Alas Purwo. Formasi Mangrove di kawasan Taman Nasional Alas Purwo sebagian besar terdapat di sepanjang Sungai Segoro Anak, terdapat di beberapa Blok Hutan seperti Blok Pondok Welit, Teluk Pangpang dan Perpat. Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh Taman Nasional Alas Purwo, di temukan tidak kurang dari 26 jenis mangrove yang sebagian besar didominasi oleh beberapa jenis mangrove seperti Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Bruguiera gymnorhyza, Avicennia marina, Xylocarpus granatum, Sonneratia alba, dan Sonneratia caseolaris.